Rabu, 12 Juni 2013

Lampu Emergency | Rangkaian Lampu Emergency

 http://3.bp.blogspot.com/_74k7T3Ek3aw/TBD7H_XZyTI/AAAAAAAAAPE/-6v6tBrvJSg/s1600/lampu+emergency.JPG

Rangkaian lampu emergency yang satu ini adalah rangkaian lampu emergency yang cukup sederhana dan tidak sulit untuk dibuat. Terus terang saja rangkaian ini bukanlah rancangan saya sendiri, tapi setidaknya
rangkaian ini bisa menambah koleksi rangkaian elektronika anda. Rangkaian ini sebenarnya hampir sama dengan rangkaian charger batere, hanya saja pada rangkaian emergency ini ditambah switching sebagai pemutus arus beban pada saat rangkaian dihubungkan dengan supply tegangan 220 volt atau dengan kata lain pada posisi charging. Sedangkan pada saat tegangan 220 volt terputus (PLN mati lampu) maka dengan otomatis rangkaian switching beban akan aktif dan menyalakan lampu emergency, dimana supply yang digunakan adalah berasal dari batere yang telah dipasang dalam posisi stand-by.

Pada rangkaian emergency diatas menggunakan beban LED sebagai penerangan emergency. Dan memang akhir-akhir ini banyak sekali kita temukan lampu-lampu emergency yang dijual dipasaran yang menggunakan LED, tetapi led yang digunakan bukan led sembarangan melainkan led yang mempunyai pancaran cahaya yang terang. Kelebihan dari penggunaan led ini yakni karena led sangat hemat sekali akan konsumsi daya sehingga dengan supply batere yang terbatas dapat menjalankan rangkaian dalam waktu yang cukup lama.

Komponen yang digunakan untuk rangkaian lampu emergency ini tidak terlalu banyak dan memang komponen-komponen yang digunakan adalah komponen-komponen yang umum digunakan seperti komponen untuk rangkaian power supply dan switching pengisian batere. IC LM 317 merupakan ic regulator yang berguna sebagai penghasil catu tegangan untuk supply batere. Transistor T2 (BD 140) berguna sebagai switching, yakni memutuskan arus menuju beban pada saat lampu PLN 220 volt hidup sehingga lampu penerangan akan padam. Tetapi pada saat lampu PLN tidak memberikan supply tegangan maka transistor T2 akan menyambungkan koneksi dari batere menuju beban lampu.

Komponen yang digunakan :
  1. Resistor : R1 (180 uhm), R2 (1,2 K), R3 sd R14 (100 ohm), R15 (1 K) dan R16 (16 ohm ; 5 watt )
  2. Kapasitor : C1 (1000 uF)
  3. Dioda : D1 sd D5(IN 4007)
  4. Transistor : T1 (BC 548) dan T2 (BD 140)
  5. Dioda Zener 6,8 volt
  6. IC : LM 317
  7. Batere charger
  8. Trafo
Jika anda kurang puas menggunakan jenis rangkaian charger dengan IC LM317 seperti contoh di atas maka anda bisa menggunakan tipe rangkaian charger yang lain yang menurut anda lebih cocok dan dapat berkerja secara optimal. Kemudian anda tinggal menambahkan fungsi switching dengan menggunakan satu buah transistor atau lebih.

Rangkaian lampu emergency ini hanya untuk beban yang berdaya rendah, sedangkan untuk beban yang lebih besar anda bisa menggunakan batere yang berkapasitas besar dan transistor daya yang lebih sesuai.

1 komentar: